Alhamdulillah, segala puji milik bagi ALLAH S.W.T. yang
telah memberi kita nikmat Iman dan nikmat Islam. Dan Shalawat dan Salam kita
alamatkan kepada Nabi kita Muhammad S.A.W dan Al dan Sahabat beliau sekalian
dan kepada Ulama mutakddimin dan Ulama mutaakhirin.
Saya sangat syukur atas Kehendak ILAHI, saya lahir di tanah Aceh yang
mulia ini. Tanah yang banyak ‘Alim ‘Ulama. Seandainya di Aceh tidak ada ‘Alim ‘Ulama
sungguh orang tidak mengerti sedikitpun tentang ajaran agama Islam. Itulah sebuah
nikmat yang orang Aceh rasakan sampai saat ini. Tapi betapa sayangnya kalau
orang Aceh sendiri tidak mau lagi memperdulikan tentang hukum-hukum yang ada
dalam Islam, Na’udhubillahimindhalik.
Saya pernah mendengar cerita waktu
pergi ke dakwah, bahwa Islam itu masuk ke Aceh sudah sejak masih ada
Rasulullah. Dulunya Rasulullah mengutuskan seorang sahabat untuk membawa
AL-Quran ke negara-negara di luar Arab untuk menyuruh baca AL-Quran kalau orang
di Negara itu bisa membaca AL-Quran dengan fasih maka Negara itu di beri nama Serambi
Mekkah. Setelah itu sahabat pergi ke negara-negara yang ada di luar Arab. Sudah
banyak yang sahabat itu pergi ternyata tidak ada yang fasih bacaannya. Maka Rasulullah
menyuruh sahabat itu untuk pergi ke Indonesia yaitu tepatnya di Aceh. Sesampai di
Aceh ternyata ada seorang pemuda dan sahabat itu menyuruh membaca AL-Quran
kepada pemuda itu, dan pemuda itu dengan fasih membacanya. Maka kembalilah
sahabat itu kepada Rasulullah dan mengabarkan tentang itu kepada Rasulullah. Maka
disitulah Serambi Mekkah sudah ada nama.
Wahai saudaraku orang Aceh
janganlah kita sia-siakan apa yang telah ALLAH berikan kepada kita, syukurilah
nikmat itu….!!!
ALLAH tidak akan menjamin agama
itu kekal disuatu-suatu tempat melainkan orang tempat itu sendiri yang
menjaganya. Janganlah kita lalai dengan yang namanya duniawi. Berapalah nikmat
dunia ini, Cuma sedikit, akhiratlah yang penuh nikmat.
Orang kafir tidak akan senang
melihat kita orang Islam, mereka selalu mencari jalan untuk menghancurkan Islam.
Janganlah kita berfikir menghancurkan itu hanya dengan berperang, tapi juga
bisa melalui teknologi dan juga uang, sekarang lewat teknologi dan uanglah mereka
menghancurkan kita orang Islam. Maka kita selalu berdo’a supaya jangan
terpengaruh dengan orang-orang kafir laknatillah… Aamiiin YA ALLAH…..:’(
Semoga tulisan ini menjadi
renungan bagi saya sendiri dan saudaraku orang Aceh khususnya dan orang
Indonesia umumnya…
Aamiiin YA RABBAL’ALAMIN….:’(