Langsung ke konten utama

Taqwa Kepada ALLAH


Adalah arti taqwa ialah takut akan ALLAH dan mengerjakan yang di perintah Nabi MUHAMMAD S.A.W dan menerima dengan baik pemberiaan ALLAH yang sedikit dan bersedia menghadap hari perlayaran (hari kiamat ). Ringkasnya ialah menjunjung perintah ALLAH S.W.T dan menjauhi larangan-Nya seperti mengerjakan sembahyang sehari semalam 5 waktu, meninggalkan mencuri, meninggalkan minum arak, meninggalkan main judi, meninggalkan melaga ayam, dan sebagainya.

Adapun jalan-jalan dan sebab-sebab supaya takut kepada ALLAH  yaitu sebahigiannya daripadanya ialah syukurkan nikmat-nikmat yang telah di anugerahkan ALLAH seperti mata, kaki, lidah, tangan, telinga, dan sebagainya. Adapun arti syukur ialah mempergunakan pemberian ALLAH itu kepada jalan yang di sukainya.  Maka kita pergunakan nikmat-nikmat tersebut pada jalan yang di Ridhai oleh ALLAH.

Sebahagian jalan takut akan ALLAH itu ingat akan mati. Ingatlah hai saudaraku akan mati, sebagaimana Firman ALLAH yang artinya : bermula tiap-tiap yang bernyawa itu mati ( tiap-tiap yang bernyawa akan merasan mati. Dan tiap-tiap makhluk akan di kumpulkan di hari kiamat kelak, karena kalau kiata ingat akan mati maka takutlah kita mengerjakan larangan ALLAH sebab orang yang mengerjakan larangan ALLAH akan mendapat kesusahan mulai dari kubur sampai hari kiamat dan kelak akan masuk ke dalam neraka. Na’udhuubillah…..:’(

Ketahuilah bahwa takut kepada ALLAH itu adalah sebab lekas kita mendapat ilmu yang bermanfaat. Semoga kita termasuk kedalam golongan orang yang bertaqwa…  Aamiiin…:’(

Postingan populer dari blog ini

Niat Belajar

Sabda Rasulullah SAW : اِنَّمَاالْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَاِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوى Maksudnya : “ Sungguhnya segala amal itu disertakan dengan niat, dan sungguhnya balasan yang diberi Allah kepada seorang itu adalah menurut niat hatinya  ”. Dan berkata Imam ibnu Athaillah السكندري Rahimahullah : الْاَعْمَالُ صُوَرٌقَائِمَةٌ وَرُوْحُهَاوُجُوْدُالاخلَاصِ فِيْهَا “ Segala pekerjaan itu lukisan patung, dan nyawanya ialah niat ikhlas ”. Adapun arti ikhlas ialah mengerjakan sesuatu karena Allah. Dan kalau dikerjakan sesuatu sebab harap pujian dari manusia disebut ria. Dan dilarang beramal dengan ria dan tak akan diberi Allah pahala. Maka dalam engkau menuntut ilmu, tujukanlah dalam hatimu bahwasanya engkau belajar itu adalah karena menjunjung perintah Allah dan Rasul-Nya, dan agar kejahilan hilang dari padamu karena jahil dalam ilmu agama adalah jalan kecelakaan. Demikian pula kalau engkau telah berilmu untuk mengajari orang lain pula sebab menunjuki seseorang kep...

Bait Naat Nabi

نَعَـــتْ نَــبِيْ لَــمْ يـَحــْـتَلِـمْ قَـطُّ طَـهَ مُــطْلَــقًا أَبَــدًا Nabi han tom Neumeulumpoe malam uroe selama - lama وَمَـا تَـثَـائَبَ أَصْــلًافِى مَــدَى الزَّمَـانِ Meuseumeungep Nabi pih tan nibak jameun sipanjang masa مِـــنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَـعَـتْ Binatang kleut han tom jiplueng dimeutemeng ngen Saidina ذُبَــابَــةُ أَبَـدًا فِـى جِــسْــمِـهِ الْحَــسَــنِ Lalat nyamok pih han tom roh nibak tuboh yang mulia بِــــخَـــلْــفِـهِ كَــأَمَــامِ رُؤْيَـــةٌ ثَــبَـتَـتْ Keu ngon likot deuh Neukalen hana teusom bak Saidina وَلَا يُــرَى أَثْــرُ بَـوْلٍ مــِنْـهُ فِـى عَـلَـنِ Neutoh iek ek bekasan tan wajeb taulan tapeucaya وَقَـلْـبُـهُ لَـمْ يَـنَـمْ وَالْـعَـيْـنُ قَـدْ نَـعَـسَـتْ Hate Nabi hantom teunget nyang na teupet dua mata وَلَا يُـرَى ظِـلُّـهُ فِى الشَّـمْشِ ذُوْا فَـطَـنِ Watee Neujak dalam uroe hireun laloe ta kalen rupa كَــتْـفَـاهُ قَـدْ عَــلَـتَـا قَــوْمًـا إِذَا جَـلَـسُـوْا Watee Neudu...