Langsung ke konten utama

Sedikit Konsep Pidato Saya Dalam Mengikuti Ujian di Dayah

Beberapa hari lagi kita akan memasuki 1 Muharram yaitu tahun baru dalam islam, maka dengan memasuki 1 Muharram atau tahun baru umur kita pun akan bertambah pada adat sedangkan pada hakikat umur kita akan berkurang. Alangkah baiknya bila kita melakukan hijrah yang maksudnya yaitu mengerjakan semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Tetapi bila kita melakukan perintah-Nya saja sedangkan larangan-Nya tetap kita lakukan maka tidak ada jaminan untuk mendapat ridha dari Allah.

Untuk mencari ridha Allah tentu tidak mesti kita melakukan pekerjaan - perkerjaan yang wajib atau yang banyak pahalanya saja tetapi walaupun perbuatan itu sangat kecil itu harus dilakukan juga, umpamanya : kita melihat seekor semut yang sedang tenggelam dalam air kemudian kita tolong semut tersebut sehingga semut itu selamat, nah dengan apa yang kita lakukan terhadap semut tersebut kadang - kadang Allah ridha atas perbuatan yang kita lakukan tersebut. Maka kita tidak boleh meremehkan perbuatan yang kecil ataupun meremehkan perbuatan - perbuatan sunat, tetapi bila kita tak sanggup melakukannya janganlah sesekali meremehkannya kadang - kadang dengan kita meremehkan perbuatan - perbuatan yang kecil ataupun perbuatan - perbuatan sunat tersebut Allah menjadi tidak ridha kepada kita.

Untuk mencari ridha Allah kita harus ridha atas pemberian Allah kepada kita walaupun itu sedikit atau tidak cukup untuk kita, umpamanya : kita ingin membeli baju yang harganya 100 ribu ternyata Allah memberikan rezeki kepada kita cuma 50 ribu, maka kita terpaksa membelinya dan kita harus ridha apa yang telah Allah berikan itu, karena disuatu saat ketika kita mengalami sakit kita tidak sanggup beribadah dengan baik, shalat yang seharusnya berdiri kita melakukannya dengan cara duduk maka dengan apa yang kita kerjakan tersebut InsyaAllah Allah akan ridha juga kepada kita walau ibadah yang kita kerjakan begitu minim atau kurang karena kita ridha kepada Allah apa yang telah Allah berikan kepada kita walaupun itu tidak cukup untuk kita.

Kalau kita mendengar kisah Rasulullah, ketika Beliau ingin ditangkap oleh kafir Qurasy, Beliau harus hijrah ke gua Sur, itu bukanlah perkerjaan yang mudah tetapi sangatlah beresiko karena para kafir Qurasy mengejar Beliau dan Beliaupun berjalan dengan kaki menuju gua Sur. Ketika Beliau berada di dalam gua berdua dengan Abu Bakar para kafir Qurasy pun mengikuti Beliau dan ketika Abu Bakar melihat para kafir Qurasy sudah sampai di depan gua Abu Bakar menangis kemudian Rasulullah menenangkan Abu Bakar : ياابى بكر لاتحزن إن الله معنا
" Wahai Abu Bakar jangan engkau sedih bahwa sesungguh Allah itu beserta kita "
Maka tenanglah Abu Bakar. Subhanallah, begitu pahitnya perjalanan Rasulullah demi mencari ridha Allah.

Maka kita berdoa semoga kita sehat dan selalu kuat dalam melakukan ibadah kita kepada Allah dan kita perbanyak akan bekal kita untuk akhirat karena kehidupan dunia hanyalah sementara : الدنيا مزرعة الأخرة
" Bermula dunia itu ladang akhirat "
Dengan banyaknya amal yang kita siapkan di dunia ini maka akan banyaklah hasil yang kita dapatkan di akhirat nanti. Semoga kita selalu mendapat ridha dari Allah...
Aamiiin......:'(

Postingan populer dari blog ini

Niat Belajar

Sabda Rasulullah SAW : اِنَّمَاالْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَاِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوى Maksudnya : “ Sungguhnya segala amal itu disertakan dengan niat, dan sungguhnya balasan yang diberi Allah kepada seorang itu adalah menurut niat hatinya  ”. Dan berkata Imam ibnu Athaillah السكندري Rahimahullah : الْاَعْمَالُ صُوَرٌقَائِمَةٌ وَرُوْحُهَاوُجُوْدُالاخلَاصِ فِيْهَا “ Segala pekerjaan itu lukisan patung, dan nyawanya ialah niat ikhlas ”. Adapun arti ikhlas ialah mengerjakan sesuatu karena Allah. Dan kalau dikerjakan sesuatu sebab harap pujian dari manusia disebut ria. Dan dilarang beramal dengan ria dan tak akan diberi Allah pahala. Maka dalam engkau menuntut ilmu, tujukanlah dalam hatimu bahwasanya engkau belajar itu adalah karena menjunjung perintah Allah dan Rasul-Nya, dan agar kejahilan hilang dari padamu karena jahil dalam ilmu agama adalah jalan kecelakaan. Demikian pula kalau engkau telah berilmu untuk mengajari orang lain pula sebab menunjuki seseorang kep...

Bait Naat Nabi

نَعَـــتْ نَــبِيْ لَــمْ يـَحــْـتَلِـمْ قَـطُّ طَـهَ مُــطْلَــقًا أَبَــدًا Nabi han tom Neumeulumpoe malam uroe selama - lama وَمَـا تَـثَـائَبَ أَصْــلًافِى مَــدَى الزَّمَـانِ Meuseumeungep Nabi pih tan nibak jameun sipanjang masa مِـــنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَـعَـتْ Binatang kleut han tom jiplueng dimeutemeng ngen Saidina ذُبَــابَــةُ أَبَـدًا فِـى جِــسْــمِـهِ الْحَــسَــنِ Lalat nyamok pih han tom roh nibak tuboh yang mulia بِــــخَـــلْــفِـهِ كَــأَمَــامِ رُؤْيَـــةٌ ثَــبَـتَـتْ Keu ngon likot deuh Neukalen hana teusom bak Saidina وَلَا يُــرَى أَثْــرُ بَـوْلٍ مــِنْـهُ فِـى عَـلَـنِ Neutoh iek ek bekasan tan wajeb taulan tapeucaya وَقَـلْـبُـهُ لَـمْ يَـنَـمْ وَالْـعَـيْـنُ قَـدْ نَـعَـسَـتْ Hate Nabi hantom teunget nyang na teupet dua mata وَلَا يُـرَى ظِـلُّـهُ فِى الشَّـمْشِ ذُوْا فَـطَـنِ Watee Neujak dalam uroe hireun laloe ta kalen rupa كَــتْـفَـاهُ قَـدْ عَــلَـتَـا قَــوْمًـا إِذَا جَـلَـسُـوْا Watee Neudu...