Langsung ke konten utama

Adab Murid Serta Kawan – Kawanya

Sabda Rasulullah SAW :
لَايُؤْمِنُ اَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِاَخِيْهِ مَايُحِبُّ لِنَفْسِه
Maksudnya : “ Tidak sempurna iman seseorang kamu sehingga ia menyukai keselamatan saudaranya sebagaimana ia suka keselamatan dirinya sendiri ”.
Hai murid! Engkau mesti bersopan terhadap kawan – kawanmu, karena adalah kesopanan itu lebih berharga dari ilmu.
Pepatah Arab telah berkata :
الْاَدَبُ فَوْقَ الْعِلْمِ
Maksudnya : “ Sopan – santun itu di atas ilmu ”.
Maka adalah sebahagian adab kesopanan terhadap kawan – kawan itu ialah memberi salam waktu berjumpa dengan muka manis pula.
Telah bersabda Rasulullah SAW :
لَاتَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئًاوَلَوْ اَنْ تَلْقَى اَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
“ Jangan engkau permudah – mudah memperbuat kebaikan itu, sungguh sekali dengan menjumpai saudaramu dengan muka manis ”.
Dan hendaklah engkau berkunjung – kunjungan dengan kawan – kawanmu, terlebih – lebih waktu ia sakit dan pegang kepalanya kalau sedang sakit lalu baca tujuh kali :
اَللهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ اَنْ يَشْفِيَكَ بِشِفَائِهِ
“ Ya Allah, Tuhan Yang menjadikan ‘Arasy sembuhkanlah saudara ini dengan sebaik – baiknya ”.
Dan berilah nasehat kepada kawan engkau yang malas belajar karena Sabda Rasulullah :
الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ
Maksudnya : “ Agama Islam menyuruh umat islam bernasehat – nasehatan ”.
Dan jangan sekali – kali engkau menghinakan saudaramu, baik dengan kata – kata atau dengan perbuatan. Dan jangan sekali – kali engkau berlaku sombong terhadap kawan – kawanmu. Dan jangan pula engkau mengolok – olokkan saudaramu waktu ia dimarahi guru, sebab kerap timbul perkelahian dengan itu. Dan jangan engkau memberatkan perbantahan antara kawan – kawanmu tetapi usahakanlah perdamaian, kalau mereka berbantah maka lakukanlah adab – adab ini agar engkau berbahagia.
وَاللهُ اَعْلَمُ
Sumber : Kitab Pelajaran Akhlak
Karangan : الحاج عدنان يحي لوبس

Postingan populer dari blog ini

Niat Belajar

Sabda Rasulullah SAW : اِنَّمَاالْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَاِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوى Maksudnya : “ Sungguhnya segala amal itu disertakan dengan niat, dan sungguhnya balasan yang diberi Allah kepada seorang itu adalah menurut niat hatinya  ”. Dan berkata Imam ibnu Athaillah السكندري Rahimahullah : الْاَعْمَالُ صُوَرٌقَائِمَةٌ وَرُوْحُهَاوُجُوْدُالاخلَاصِ فِيْهَا “ Segala pekerjaan itu lukisan patung, dan nyawanya ialah niat ikhlas ”. Adapun arti ikhlas ialah mengerjakan sesuatu karena Allah. Dan kalau dikerjakan sesuatu sebab harap pujian dari manusia disebut ria. Dan dilarang beramal dengan ria dan tak akan diberi Allah pahala. Maka dalam engkau menuntut ilmu, tujukanlah dalam hatimu bahwasanya engkau belajar itu adalah karena menjunjung perintah Allah dan Rasul-Nya, dan agar kejahilan hilang dari padamu karena jahil dalam ilmu agama adalah jalan kecelakaan. Demikian pula kalau engkau telah berilmu untuk mengajari orang lain pula sebab menunjuki seseorang kep...

Bait Naat Nabi

نَعَـــتْ نَــبِيْ لَــمْ يـَحــْـتَلِـمْ قَـطُّ طَـهَ مُــطْلَــقًا أَبَــدًا Nabi han tom Neumeulumpoe malam uroe selama - lama وَمَـا تَـثَـائَبَ أَصْــلًافِى مَــدَى الزَّمَـانِ Meuseumeungep Nabi pih tan nibak jameun sipanjang masa مِـــنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَـعَـتْ Binatang kleut han tom jiplueng dimeutemeng ngen Saidina ذُبَــابَــةُ أَبَـدًا فِـى جِــسْــمِـهِ الْحَــسَــنِ Lalat nyamok pih han tom roh nibak tuboh yang mulia بِــــخَـــلْــفِـهِ كَــأَمَــامِ رُؤْيَـــةٌ ثَــبَـتَـتْ Keu ngon likot deuh Neukalen hana teusom bak Saidina وَلَا يُــرَى أَثْــرُ بَـوْلٍ مــِنْـهُ فِـى عَـلَـنِ Neutoh iek ek bekasan tan wajeb taulan tapeucaya وَقَـلْـبُـهُ لَـمْ يَـنَـمْ وَالْـعَـيْـنُ قَـدْ نَـعَـسَـتْ Hate Nabi hantom teunget nyang na teupet dua mata وَلَا يُـرَى ظِـلُّـهُ فِى الشَّـمْشِ ذُوْا فَـطَـنِ Watee Neujak dalam uroe hireun laloe ta kalen rupa كَــتْـفَـاهُ قَـدْ عَــلَـتَـا قَــوْمًـا إِذَا جَـلَـسُـوْا Watee Neudu...