Langsung ke konten utama

Amalan – Amalan Pada Hari Jum’at

Amalan – Amalan Pada Hari Jum’at
Di antara 7 hari ada 1 hari yang sangat mulia yaitu hari Jum’at. Maka dihari ini sangat banyak kelebihan – kelebihan yang bisa kita kerjakan. Memang mengerjakan pekerjaan yang di Ridha oleh Allah sangatlah berat karena banyak rintangan mulai dari yang ada pada diri kita yaitu hawa nafsu juga adanya godaan syaitan yang keduanya sangat menyukai yang enak – enak saja dan berlawanan apa yang diperintahkan oleh Allah.
Begitu pula amal kebaikan apa yang telah kita kerjakan walaupun itu sangat banyak jika diakhir hidup kita tidak dalam iman sangatlah sia – sia ( Na’udhubillahiminzalik ). Kita tau bahwa itu semua Allah yang lebih mengetahui dan itu semua sudah ada di Azali tapi kita hanya berusaha agar amalan yang telah kita kerjakan tidak sia – sia.
Maka dari itu di hari yang mulia ini kita biasakan membaca dua ( 2 ) bait sya’ir berikut ini yang sudah termasyhur dikalangan ‘Ulama besar seperti Rabia’atul ‘Adawiyyah dan Abu Nawas. Dan telah berkata Syakh Abdul Wahhab Asy Sya’rany Rahimahullah :
“ Barang siapa istiqamah membaca dua bait sya’ir berikut pada tiap – tiap hari Jum’at lima kali, niscaya dicabut nyawanya di atas agama islam tanpa diragukan lagi ”. Yaitu :
* اِلهِى لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلًا * وَلَاأَقْوى عَلى نَارِالْجَحِيْمِ *
* فَهَبْ لِى تَوْبَةً وَاغْفِرْذُنُوْبِى * فَإِنَّكَ غَافِرُالذَّنْبِ الْعَظِيْمِ *
Artinya : * Wahai Tuhanku, tidaklah pantas aku menjadi penduduk surga Firdaus, namun aku tidak tahan berada di atas api neraka Jahiim.
* Maka berilah saya taubat dan ampunilah dosa – dosaku, sesungguhnya Engkau berkenan mengampuni dosa yang besar. ]1
Selain itu kita bisa perbanyak zikir pada hari Jum’at, salah satu dengan membaca :
يَا اللهُ   1000 X ( kali ). ]2
Isi Penutup Risalah :
“ Sampai disini telah tamat risalah ini, sekali lagi saya berdo’a semoga Allah jadikan risalah ini besar manfaatnya bagi kita kaum muslimin dan muslimat. Dan dengan ini saya berikan ijazah ( izin mengamalkan ) bagi saudara – saudara kaum muslimin dan muslimat yang telah memiki risalah ini untuk mengamalkan isinya. Dan dengan tulisan ini saya izinkan dan saya berikan ijazahnya kepada mereka dan saya wasiatkan kepada mereka untuk tetap bertaqwa kepada Allah Yang Maha Agung dan jangan lupa do’anya untuk saya ”.
Sumber :
1. Terjemah Senjata Mukmin : Zainu Ridlo Buyan, Bursa Ilmu, Toko Buku Amanah Banjarmasin
2. Terjemah Senjata Mukmin : Zainu Ridlo Buyan, Bursa Ilmu, Toko Buku Amanah Banjarmasin


Postingan populer dari blog ini

Niat Belajar

Sabda Rasulullah SAW : اِنَّمَاالْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَاِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوى Maksudnya : “ Sungguhnya segala amal itu disertakan dengan niat, dan sungguhnya balasan yang diberi Allah kepada seorang itu adalah menurut niat hatinya  ”. Dan berkata Imam ibnu Athaillah السكندري Rahimahullah : الْاَعْمَالُ صُوَرٌقَائِمَةٌ وَرُوْحُهَاوُجُوْدُالاخلَاصِ فِيْهَا “ Segala pekerjaan itu lukisan patung, dan nyawanya ialah niat ikhlas ”. Adapun arti ikhlas ialah mengerjakan sesuatu karena Allah. Dan kalau dikerjakan sesuatu sebab harap pujian dari manusia disebut ria. Dan dilarang beramal dengan ria dan tak akan diberi Allah pahala. Maka dalam engkau menuntut ilmu, tujukanlah dalam hatimu bahwasanya engkau belajar itu adalah karena menjunjung perintah Allah dan Rasul-Nya, dan agar kejahilan hilang dari padamu karena jahil dalam ilmu agama adalah jalan kecelakaan. Demikian pula kalau engkau telah berilmu untuk mengajari orang lain pula sebab menunjuki seseorang kep...

Bait Naat Nabi

نَعَـــتْ نَــبِيْ لَــمْ يـَحــْـتَلِـمْ قَـطُّ طَـهَ مُــطْلَــقًا أَبَــدًا Nabi han tom Neumeulumpoe malam uroe selama - lama وَمَـا تَـثَـائَبَ أَصْــلًافِى مَــدَى الزَّمَـانِ Meuseumeungep Nabi pih tan nibak jameun sipanjang masa مِـــنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَـعَـتْ Binatang kleut han tom jiplueng dimeutemeng ngen Saidina ذُبَــابَــةُ أَبَـدًا فِـى جِــسْــمِـهِ الْحَــسَــنِ Lalat nyamok pih han tom roh nibak tuboh yang mulia بِــــخَـــلْــفِـهِ كَــأَمَــامِ رُؤْيَـــةٌ ثَــبَـتَـتْ Keu ngon likot deuh Neukalen hana teusom bak Saidina وَلَا يُــرَى أَثْــرُ بَـوْلٍ مــِنْـهُ فِـى عَـلَـنِ Neutoh iek ek bekasan tan wajeb taulan tapeucaya وَقَـلْـبُـهُ لَـمْ يَـنَـمْ وَالْـعَـيْـنُ قَـدْ نَـعَـسَـتْ Hate Nabi hantom teunget nyang na teupet dua mata وَلَا يُـرَى ظِـلُّـهُ فِى الشَّـمْشِ ذُوْا فَـطَـنِ Watee Neujak dalam uroe hireun laloe ta kalen rupa كَــتْـفَـاهُ قَـدْ عَــلَـتَـا قَــوْمًـا إِذَا جَـلَـسُـوْا Watee Neudu...