Telah bersabda Rasulullah SAW :
مَنْ عَمِلَ بِمَا عَلِمَ وَرَّثَهُ اللهُ عِلْمَ مَالَمْ يَعْلَمْ
Maksudnya : “ Siapa – siapa yang mengamalkan ilmu yang telah
diketahuinya, Allah menganugerahkan kepadanya ilmu yang belum diketahuinya ”.
Hai Murid! Ingatlah, bahwa ilmu itu dipelajari karena untuk
diamalkan. Misalnya : engkau telah ketahui bahwa tak boleh mengasung –ngasung,
maka mestilah engkau tinggalkan yang demikian itu. Dan engkau telah tau pula
bahwa membaca Al – Qur’an adalah sangat disukai dan sembahyang berjamaah adalah
besar pahalanya, maka kerjakanlah dengan niat yang baik, karena Allah akan memberi
engkau ilmu yang belum engkau ketahui.
Dan telah berkata Imam Syafi’i Rahimahullah, menceritakan
nasihat gurunya Wakii’ Rahimahullah :
* وَاَعْلَمَنِيْ
بِأَنَّ الْعِلْمَ نُوْرٌ * وَنُوْرُاللهِ لَايُهْدى لِعَاصِي *
“ Dan
dikhabarkannya kepada aku bahwasanya ilmu itu cahaya, dan cahaya yang diridhai
Allah tak diberinya kepada orang yang mendurhaka ”.
Maka jelas bagimu hai murid kemulian ilmu itu dengan
mengamalkannya. Dan jagalah baik – baik kitab pelajaran engkau, terutama pula
kitab suci Al – Qur’an. Maka simpanlah kitab – kitabmu ditempat yang bersih,
dan jaga benar – benar jangan terbuang – buang kertas – kertas yang ada padanya
tertulis nama – nama Allah dan Nabi – Nabi. Dan sangat baiknya engkau berwudhu’
diwaktu berlajar dan menghafadh pelajaran, dan hormatilah setiap orang berilmu.
Dan telah berkata pepatah :
العلم بلاعمل كالشجربلاثمر
Maksudnya : “ ilmu yang tak diamalkan adalah seperti pohon
kayu yang tak berbuah ”.
وَاللهُ اَعْلَمُ
Sumber : Kitab Pelajaran AkhlakKarangan : الحاج عدنان يحي لوبس