Langsung ke konten utama

Memuliakan Ilmu


Telah bersabda Rasulullah SAW :
مَنْ عَمِلَ بِمَا عَلِمَ وَرَّثَهُ اللهُ عِلْمَ مَالَمْ يَعْلَمْ
Maksudnya : “ Siapa – siapa yang mengamalkan ilmu yang telah diketahuinya, Allah menganugerahkan kepadanya ilmu yang belum diketahuinya ”.
Hai Murid! Ingatlah, bahwa ilmu itu dipelajari karena untuk diamalkan. Misalnya : engkau telah ketahui bahwa tak boleh mengasung –ngasung, maka mestilah engkau tinggalkan yang demikian itu. Dan engkau telah tau pula bahwa membaca Al – Qur’an adalah sangat disukai dan sembahyang berjamaah adalah besar pahalanya, maka kerjakanlah dengan niat yang baik, karena Allah akan memberi engkau ilmu yang belum engkau ketahui.
Dan telah berkata Imam Syafi’i Rahimahullah, menceritakan nasihat gurunya Wakii’ Rahimahullah :
 * وَاَعْلَمَنِيْ بِأَنَّ الْعِلْمَ نُوْرٌ * وَنُوْرُاللهِ لَايُهْدى لِعَاصِي *
“ Dan dikhabarkannya kepada aku bahwasanya ilmu itu cahaya, dan cahaya yang diridhai Allah tak diberinya kepada orang yang mendurhaka ”.
Maka jelas bagimu hai murid kemulian ilmu itu dengan mengamalkannya. Dan jagalah baik – baik kitab pelajaran engkau, terutama pula kitab suci Al – Qur’an. Maka simpanlah kitab – kitabmu ditempat yang bersih, dan jaga benar – benar jangan terbuang – buang kertas – kertas yang ada padanya tertulis nama – nama Allah dan Nabi – Nabi. Dan sangat baiknya engkau berwudhu’ diwaktu berlajar dan menghafadh pelajaran, dan hormatilah setiap orang berilmu.
Dan telah berkata pepatah :
العلم بلاعمل كالشجربلاثمر
Maksudnya : “ ilmu yang tak diamalkan adalah seperti pohon kayu yang tak berbuah ”.
وَاللهُ اَعْلَمُ
Sumber : Kitab Pelajaran Akhlak
Karangan : الحاج عدنان يحي لوبس

Postingan populer dari blog ini

Niat Belajar

Sabda Rasulullah SAW : اِنَّمَاالْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَاِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوى Maksudnya : “ Sungguhnya segala amal itu disertakan dengan niat, dan sungguhnya balasan yang diberi Allah kepada seorang itu adalah menurut niat hatinya  ”. Dan berkata Imam ibnu Athaillah السكندري Rahimahullah : الْاَعْمَالُ صُوَرٌقَائِمَةٌ وَرُوْحُهَاوُجُوْدُالاخلَاصِ فِيْهَا “ Segala pekerjaan itu lukisan patung, dan nyawanya ialah niat ikhlas ”. Adapun arti ikhlas ialah mengerjakan sesuatu karena Allah. Dan kalau dikerjakan sesuatu sebab harap pujian dari manusia disebut ria. Dan dilarang beramal dengan ria dan tak akan diberi Allah pahala. Maka dalam engkau menuntut ilmu, tujukanlah dalam hatimu bahwasanya engkau belajar itu adalah karena menjunjung perintah Allah dan Rasul-Nya, dan agar kejahilan hilang dari padamu karena jahil dalam ilmu agama adalah jalan kecelakaan. Demikian pula kalau engkau telah berilmu untuk mengajari orang lain pula sebab menunjuki seseorang kep...

Bait Naat Nabi

نَعَـــتْ نَــبِيْ لَــمْ يـَحــْـتَلِـمْ قَـطُّ طَـهَ مُــطْلَــقًا أَبَــدًا Nabi han tom Neumeulumpoe malam uroe selama - lama وَمَـا تَـثَـائَبَ أَصْــلًافِى مَــدَى الزَّمَـانِ Meuseumeungep Nabi pih tan nibak jameun sipanjang masa مِـــنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَـعَـتْ Binatang kleut han tom jiplueng dimeutemeng ngen Saidina ذُبَــابَــةُ أَبَـدًا فِـى جِــسْــمِـهِ الْحَــسَــنِ Lalat nyamok pih han tom roh nibak tuboh yang mulia بِــــخَـــلْــفِـهِ كَــأَمَــامِ رُؤْيَـــةٌ ثَــبَـتَـتْ Keu ngon likot deuh Neukalen hana teusom bak Saidina وَلَا يُــرَى أَثْــرُ بَـوْلٍ مــِنْـهُ فِـى عَـلَـنِ Neutoh iek ek bekasan tan wajeb taulan tapeucaya وَقَـلْـبُـهُ لَـمْ يَـنَـمْ وَالْـعَـيْـنُ قَـدْ نَـعَـسَـتْ Hate Nabi hantom teunget nyang na teupet dua mata وَلَا يُـرَى ظِـلُّـهُ فِى الشَّـمْشِ ذُوْا فَـطَـنِ Watee Neujak dalam uroe hireun laloe ta kalen rupa كَــتْـفَـاهُ قَـدْ عَــلَـتَـا قَــوْمًـا إِذَا جَـلَـسُـوْا Watee Neudu...