Berkata Syair :
Hai murid, engkau mesti berhati-hati mencari kawan belajar, karena adalah kawan-kawan belajar itu dua macam :
1. Murid yang rajin dan bagu kelakuan, kuat menghafal dan tidak sombong, maka murid yang serupa inilah yang mesti engkau persahabat karena bersahabat dengan orang baik adalah kebahagiaan.
2. Murid yang malas belajar, dan sombong, maka jangan engkau bersahabat dengan murid serupa ini, tetapi berilah ia nasihat supaya bagus kelakuaannya.
Berapa banyakkah orang yang menyesal dihari tuanya karena malas belajar waktu mudanya. Telah berkata pula Syair:
Maka berhati-hatilah engkau mencari sahabat agar engkau berbahagia.
وَاتْرُكْ مُجَارَةَالسَّفِيْهِ فَاِنَّهَا :: نَدَمٌ وَعِبٌّ بَعْدَذَاكَ وَخِيْمُ
"Dan tinggalkan berkawan dengan orang yang tak baik akhlak karena bahwasanya berkawan dengan mereka adalah penyesalan yang akhirnya kecelakaan".Hai murid, engkau mesti berhati-hati mencari kawan belajar, karena adalah kawan-kawan belajar itu dua macam :
1. Murid yang rajin dan bagu kelakuan, kuat menghafal dan tidak sombong, maka murid yang serupa inilah yang mesti engkau persahabat karena bersahabat dengan orang baik adalah kebahagiaan.
2. Murid yang malas belajar, dan sombong, maka jangan engkau bersahabat dengan murid serupa ini, tetapi berilah ia nasihat supaya bagus kelakuaannya.
Berapa banyakkah orang yang menyesal dihari tuanya karena malas belajar waktu mudanya. Telah berkata pula Syair:
لَاتُصَاحِبِ الْكَسْلَانَ فِيْ حَالَاتِه :: تَفُزْاَبَدًابِالْخَيْرِبرُمَّتِه
"Jangan persahabati orang pemalas disegala hal, pasti engkau beruntung dengan mencapai kebahagiaan selama-lamanya".Maka berhati-hatilah engkau mencari sahabat agar engkau berbahagia.
وَاللهُ اَعْلَمُ
Sumber : Kitab Pelajaran Akhlak
Karangan :
الحاج عدنان يحي لوبس
وغفرالله له ولوالديه وللمسلمين
Pasal ke-8. Hal : 19-20