Langsung ke konten utama

Postingan

Kebaikan Seorang Khalifah untuk Mengurus Rakyatnya

Di sebuah rumah kecil, hidup seorang nenek buta yang memiliki seekor kambing, sebuah ember dan tikar yang sudah usang. Melihat keadaanya yang sangat menyedihkan, Umar bin Khattab berjanji kepadanya untuk datang setiap saat membantu membersihkan rumahnya, memeras susu kambing dan membawa makanan baginya. Satu hari sebagaimana biasa ia datang ke rumah nenek buta itu, tapi hari itu sangat berbeda dengan hari hari yang lain, ia mendapatkan rumahnya sudah rapi, bersih, susu kambing sudah diperas dan makanan sudah tersedia. Beliau sangat heran siapa gerangan yang datang kerumah nenek itu?. Hari berikutnya ia datang lagi ke rumahnya. Begitu pula ia dapatkan rumahnya sudah rapi, bersih, susu kambing sudah diperas dan makanan sudah tersedia. Timbul penasaran di hati Umar ra ingin cari tahu siapa gerangan yang datang membantu nenek tua tadi. Hari berikutnya ia datang ke rumah nenek buta pagi pagi sekali. Hari itu berbeda dengan hari biasanya, ia tidak masuk ke rumahnya, tetapi ia duduk di...

Amalan Bulan Rajab

Istiqfar Bulan Rajab بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Dibaca pagi dan sore  70 kali dengan mengangkat kedua tangan : اللهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku, dan terimalah tobatku Tasbih Bulan Rajab Mulai tanggal 1 sampai 10 Rajab membaca tasbih berikut 100 kali setiap hari : سُبْحَانَ اللهِ الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ Maha suci Allah Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus hamba-Nya Mulai tanggal 11 sampai 20 Rajab membaca tasbih berikut 100 kali setiap hari : سُبْحَانَ اللهِ الْاَحَدِالصَّمَدِ Maha suci Allah Yang Maha Esa dan Zat tempat meminta Dan mulai tanggal 21 sampai 30 Rajab membaca tasbih berikut 100 kali setiap hari : سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُوْفِ Maha suci Allah Yang Maha Belas Kasih Sumber : Terjemah Senjata Mukmin & Tulisan Remaja Mesjid Cunda Lhokseumawe

Semoga Kita Selalu Berbaik Sangka

Berikut sebuah kisah yang diterjemahkan yang mungkin kata – katanya disesuaikan untuk mudah dipahami. Dan diriwayatkan dari pada Ma’ruf Kurkhi, bahwa sesungguhnya beliau berkata : "Manakala meninggal Abu Yusuf yaitu sahabat Abu Hanifah, tidak ada dari seorang  manusia yang hadir mengurusi jenazahnya karena bahwa sesungguhnya beliau ada dalam urusan Sulthan ( pemerintah ), maka aku lihat akannya Abu Yusuf di dalam tidur sebelum beliau di kuburkan, maka aku berkata baginya : apa yang telah Allah perbuat dengan engkau? maka berkata beliau : telah diampuni aku oleh Rabbi, maka aku berkata dengan sebab apa? Berkata ianya Abu Yusuf, dengan sebab aku nasehati bagi muta’alimin, maka terkejut aku dari tidur, maka aku saksi jenazahnya." Diambil dari Kitab Muraqi ‘Ubudiyah Hal. 3 Cet. Haramain

Masuk Surga Tanpa Hisab

Dinukil dari kitab Tambihul Ghofilin وَعَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا، قَالَ: إِذَا جَمَعَ اللَّهُ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ نَادَى مُنَادٍ أَيْنَ أَهْلُ الْفَضْلِ، فَيَقُومُ عُنُقٌ مِنَ النَّاسِ يُرِيدُونَ الْجَنَّةَ، فَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ فَيَقُولُونَ: أَيْنَ تُرِيدُونَ؟ فَيَقُولُونَ: نُرِيدُ الْجَنَّةَ، فَتَقُولُ الْمَلَائِكَةُ: أَقَبْلَ الْحِسَابِ؟ فَيَقُولُونَ: نَعَمْ قَبْلَ الْحِسَابِ، فَيَقُولُونَ: مَنْ أَنْتُمْ؟ فَيَقُولُونَ: نَحْنُ أَهْلِ الْفَضْلِ فَيَقُولُونَ: مَا كَانَ فَضْلُكُمْ فِي الدُّنْيَا؟ قَالُوا: إِنَّا كُنَّا إِذَا جُهِلَ عَلَيْنَا حَلُمْنَا، وَإِذَا أُسِيءَ إِلَيْنَا عَفَوْنَا، فَتَقُولُ الْمَلَائِكَةُ: ادْخُلُوا الْجَنَّةَ. {فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ} [الزمر: 74] ، Diriwayatkan dari Ali bin Husain -semoga Allah meridhoi keduanya- berkata : " ketika Allah mengumpulkan semua manusia mulai dari yg awwal sampai yg akhir, maka ada malaikat yg memanggil -manggil : " dimanakah ahlul fadhli /pemilik keutam...

Kewajiban Seseorang Menjauhkan Sifat Takabur, Hasud, Ghibah

بسم الله الرحمن الرحيم ان لأبواب السماءحجابايردون أعمال أهل الكبروالحسدوالغيبة " Bahwa sesungguh pintu langit itu hijab yang ditolak oleh mereka itu akan segala amal ahli takabur dan hasud dan ghibah ". 1. Takabur ( الكبر بطر الحق وغمص الخلق ) Takabur yaitu menolak kebenaran dan meremeh - remeh Khaliq. 2. Hasud (الحسد تمنى زوال نعمة الغيرسواء كان تمنى أن تأتى له ) Hasud yaitu dicita - cita ianya seseorang akan hilang nikmat orang lain bersamaan ada ianya seseorang itu dicita -cita ianya akan bahwa datang ianya nikmat baginya. Hasud adalah dausa yang pertama yang dimaksiat akan Allah di langit dan di bumi : Hasud iblis kepada Adam merupakan hasud yang pertama di langit maka iblis tidak sujud kepada Adam. Hasud Qabil akan Habil merupakan hasud pertama di bumi maka di bunuh oleh Qabil akan Habil. 3. Ghibah ( الغيبة ضابطها كل ماأفهمت به غيرك نقص انسان ولومتصفابه ) Ghibah dizhabit akannya ghibah oleh tiap - tiap barang yang engkau beri paham dengannya barang a...

Taubat Tidak Hanya Di Lakukan Setelah Melakukan Dosa Besar

Itulah Mengapa Sebabnya rasululloh SAW bertaubat, dalam sehari sebanyak 100 X padahal beliau Ma'shum ( Bebas dari dosa) Menurut Imam Ghozali Tiga tingkatan taubat : 1.Taubatnya orang awam ialah taubat dari dosa dan maksiat. 2.Taubatnya orang khawas ialah taubat tidak karna melakukan dosa dan maksiat tetapi karna jarang atau lupa melakukan ketaatan yang bersifat sunah. 3.Taubatnya orang khawash al-khawas adalah taubat karena berkurangnya nilai khusyuk. Lebih umum lagi Menurut Syekh Abu Ishak Ibrahim al-Maabtuli dalam kitabnya, al-Minahu as-Saniyyah, menyebutkan bahwa taubat itu ada permulaan dan kesudahannya; taubat itu bertingkat-tingkat, ada awal dan ada puncaknya. Setidaknya ada sembilan tingkatan taubat menurut beliau. Yakni, (1) permulaan dari taubat adalah bertaubat dari dosa-dosa besar; (2) lalu bertaubat dari dosa-dosa kecil; (3) bertaubat dari perkara yang dibenci atau makruh; (4) bertaubat dari perkara yang menyimpang dari keutamaan; (5) bertaubat d...

Memilih Kawan

Berkata Syair : وَاتْرُكْ مُجَارَةَالسَّفِيْهِ فَاِنَّهَا :: نَدَمٌ وَعِبٌّ بَعْدَذَاكَ وَخِيْمُ "Dan tinggalkan berkawan dengan orang yang tak baik akhlak karena bahwasanya berkawan dengan mereka adalah penyesalan yang akhirnya kecelakaan". Hai murid, engkau mesti berhati-hati mencari kawan belajar, karena adalah kawan-kawan belajar itu dua macam : 1. Murid yang rajin dan bagu kelakuan, kuat menghafal dan tidak sombong, maka murid yang serupa inilah yang mesti engkau persahabat karena bersahabat dengan orang baik adalah kebahagiaan. 2. Murid yang malas belajar, dan sombong, maka jangan engkau bersahabat dengan murid serupa ini, tetapi berilah ia nasihat supaya bagus kelakuaannya. Berapa banyakkah orang yang menyesal dihari tuanya karena malas belajar waktu mudanya. Telah berkata pula Syair: لَاتُصَاحِبِ الْكَسْلَانَ فِيْ حَالَاتِه :: تَفُزْاَبَدًابِالْخَيْرِبرُمَّتِه "Jangan persahabati orang pemalas disegala hal, pasti engkau beruntung dengan mencapai kebah...